Agribisnis berasal dari kata agri (agriculture) artinya pertanian dan bisnis (usaha komersial).
Agribisnis = suatu usaha bertujuan untuk mendapatkan keuntunganp bidang pertanian (agroindustri hulu, pengolahan hasil, pemasarandan jasa penunjang) serta bidang yang berhubungan dengan pertanian d dalamarti luas (Emawati, 2012).
Agribisnis adalah suatu sistem, yang sangat berbeda dengan paradigma lama yaitu hanya berorientasi terbatas pada pengembangan subsistem uasahatani/ternak saja melainkan membangun ekonomi berbasis peternakan adalah membangun keseluruhan subsistem agribisnis secara simultan dan terintegrasi vertikal mulai dari hulu hingga hilir. Subsistem agribisnis peternakan mencakup 4 (empat) subsistem :
(1) Subsistem agribisnis hulu peternakan (uptream agribusiness) yaitu kegiatan ekonomi yang menghasilkan sapronak (industri pembibitan, pakan, obat obatan, vaksin, peralatan dan lain-lain)
(2) Subsistem usaha/budidaya peternakan (on-farm agribusiness) yaitu kegiatan ekonomi yang menggunakan sapronak untuk menghasilkan komoditi peternakan primer
(3) Subsistem agribisnis hilir peternakan (downstream agribusiness) yaitu kegiatan ekonomi yang mengolah komoditas peternakan primer menjadi produk olahan (industri pengolahan: daging, susu, telur, kulit, industri restoran dan makanan/food service industries serta perdagangannya)
(4) subsistem penunjang (supporting institution) yaitu kegiatan ekonomi yang menyediakan jasa yang dibutuhkan oleh ke tiga subsistem lainnya seperti transportasi, penyuluhan dan pendidikan
Agribisnis peternakan adalah suatu usaha peternakan yang melandasi kegiatannya pada tujuan komersil dengan ternak sebagi alat produksinya. Sebagai suatu usaha, peternak harus mempunyai manajemen dan kewirausahawan di sampaing kemampuan teknis beternak yang merupakan syarat mutlak. Ketiganya harus dimiliki secara seimbang dalam menjalankan suatu usaha peternakan


Komentar
Posting Komentar