Hay guys, Gimana nih kabar generasi melenial? baik-baik saja kah? semoga baik ya. Oh ya generasi melenial kali ini saya kepo nih sama petani, hmm.. petani? gimana nih pandangan temen-temen melenial mengenai petani? pasti pandangannya mengarah ke desa, sawah, tua, panas, kotor atau petani berdasi, petani sukses dan petani-petani lainnya. Semua pandangan itu gak ada yang salah kok alias benar, tapi yuk kita pandang pertanian lebih luas lagi karena ada sisi yang menarik di pertanian. Kira-kira apa ya?
Saat ini perkembangan di sektor pertanian sedang mengalami peningkatan, walaupun sektor industri bergerak lebih cepat. Selain itu kementan RI Bapak Andi selaku menteri pertanian RI terus memacu ketahanan pangan salah satunya dengan mengembangkan Pola Tumpang sari. Namun tidak hanya itu saja yang dapat dilakukan buat mempertahankan eksistensi sektor pertanian, kita selaku generasi melenial juga bisa kok ikut berkontribusi. Mau tau caranya, yuk kita kenalan dulu sama ibu muda yang satu ini, beliau bernama Fitriah sering disapa mbak Fitri petani. Ada apa sih dengan mbak Fitri? Hmm.. Jadi gini temen-temen mbak Fitri ini salah satu relawan peduli lingkungan dan pertanian, mbak Fitri ini punya usaha perkebunan di pekarangan rumahnya walaupun lahannya sempit tapi tanamanya beraneka ragam, ada tanaman sayur-sayuran, buah-buahan dan tanaman hias, semua tanaman itu ditanam didalam pot dan ada yang menggunakan teknik hidroponik. Tertarik gak dengan usaha mbak Fitri ini?
Ibu dua orang anak ini memulai usahanya bukan semudah membalikkan telapak tangan, melainkan penuh dengan keuletan dan kerja keras. Awalnya mbak Fitri ini ikut mendirikan bank sampah didesanya di kabupaten Gresik, dari bank sampah itulah mbak Fitri ini mengumpulkan modal. Kemudian mbak Fitri mulai menata dan menanmi pekarangan rumahnya dan membeli peralatan hidoponik yang kemudian hasil panennya dijual ke tenangga rumahnya. Namun pada saat ini usaha mbak Fitri sudah berkembang pesat selain berjualan sayur organik dan tanaman bunga sekarang mbak Fitri juga membuka taman edukasi pertanian untuk anak usia dini. Taman edukasi pertaniannya buka tiap hari kecuali weekend dengan tiket masuk gratis. Wah gimana nih tertarik berkunjung gak?
Saya pribadi sangat mengapesiasi dengan usaha mbak Fitri dibidang pertaniannya ini, dengan cara itui kita bisa mengenalkan pengetahuan tentang pertanian kepada anak usia dini, selain itu dapat mengubah mainset kita bahwa pertanian itu menyenangkan dan berpotensi untuk dikembangkan. Semoga ceritanya dapat menginspirasi temen-temen ya! selaku generasi melenial. Ingat!! walaupun sudah jamannya industri 4.0 tapi kita tidak boleh melupakan sektor pertanian. “Kalau tidak ada petani yang bekerja keras kita mau makan apa?” Presiden RI – Joko Widodo.



Komentar
Posting Komentar