JANGAN MAU JADI PEGAWAI ABADI!!
(Cerita Inspiratif Pak Tomi dan Usahanya)
Hai guys, Kali ini cerita datang dari Pak Tomi, siapakah Pak Tomi itu? Kenalan yukk sama beliau. Pak Tomi, biasa beliau disapa yang usianya sudah 45 tahun. Pak Tomi ini dikenal dengan Ayam Geprek dan seblaknya. Apa coba hubungannya Pak Tomi dengan Ayam Geprek dan Seblak? Hmm.. jadi gini temen-temen semua Pak Tomi ini punya usaha yang diberi nama “Kantin Gaul” yang terletak di Budaran Graha Kamal Kabupaten Bangkalan, bagi yang jalan-jalan ke Madura recomended banget nih pokoknya wajib nyoba harganya murah banget loh guys. Start Price nya itu Rp. 7.000 sampai 10.000, murah kan! Pedasnya mantap banget.
Nah, Bapak 7 anak ini mulai merintis usahanya sejak bulan Oktober 2017 jadi usahanya masih terbilang muda, sekitar satu tahun yang lalu sejak beliau berhenti dari perusahaan swasta yang dulu menjadi tumpuan hidupnya. Beliau merintis usahanya dengan modal yang pas-pasan “Modal Nekat” katanya, namun omset bersih Pak Tomi saat ini mencapai 2 juta per hari, omset yang besar itu.. Pasti pada kepo ya, gimana sih Pak Tomi omsetnya bisa sebesar itu? Tentunya penuh dengan kerja keras dan jatuh bangun. Berkat Istri beliau dan anak-anak beliau yang selalu memberi semangat dan do’a, terutama si Dyas dan Tika yang masih duduk di bangku kuliah.
Ini sedikit cerita buat kalian yang ingin usahanya sukses seperti Pak Tomi. Simak baik-baik ya guys! Ingat, tanamkan menset “Jangan mau jadi pegawai abadi”, jadi pegawai dulu tidak masalah tapi harus punya mimpi untuk membuka usaha, tabung gaji untuk membuka usaha, jangan takut dengan tantangan. Di dalam usahanya Pak Tomi juga pernah mengalami kegagalan yakni pernah ditipu oleh orang tak bertanggung jawab, rupanya trauma itu masih membekas di dalam benak Pak Tomi yang mana sampai saat ini Pak Tomi takut membuka cabang. Tapi Pak Tomi terus punya keinginan untuk mengembangkan usahanya di bidang kuliner.
Gimana, cerita dari Pak Tomi ini, Yukk buat teman-teman yang ingin membuka usaha jangan pernah ragu susah senang itu sudah biasa. Tetap hati-hati juga jangan sampai ditipu orang. Semoga ceritanya mengispirasi. Sampai ketemu dilain waktu
Maaf artikel ini

Komentar
Posting Komentar